Gubernur Kalteng Meluncurkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera: Upaya Optimalisasi Kesejahteraan Masyarakat

Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) telah resmi diluncurkan oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo. Peluncuran ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah provinsi dan masyarakat serta memberikan berbagai program bantuan yang dibutuhkan masyarakat.
Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS): Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Dalam sambutannya, Gubernur Sabran menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi untuk terus menyediakan program-program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Program ini dirancang untuk memberikan bantuan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial lainnya.
Walaupun anggaran pemerintah daerah mengalami penyesuaian akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, Gubernur Sabran menekankan bahwa komitmen untuk menjalankan program yang berpihak kepada masyarakat tetap menjadi prioritas. Anggaran Provinsi Kalimantan Tengah telah disesuaikan dari Rp10,3 triliun menjadi sekitar Rp5,3 triliun, tetapi pemerintah provinsi tetap berupaya menjalankan program prioritas yang langsung memberikan manfaat kepada masyarakat.
Komitmen Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Program Kartu Huma Betang Sejahtera ini bukan hanya memberikan bantuan tunai atau pangan, tetapi juga memberikan akses ke berbagai program lain seperti bantuan pendidikan, layanan kesehatan, dan bantuan sosial. Dengan kartu ini, masyarakat dapat mengakses berbagai program pemerintah, seperti bantuan pendidikan, beasiswa, layanan kesehatan melalui BPJS, hingga dukungan bagi sektor pertanian dan perikanan.
- Program ini dirancang untuk membantu masyarakat dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga bantuan sosial lainnya.
- Kartu Huma Betang Sejahtera ini bukan hanya bantuan tunai atau pangan, tetapi juga memberikan akses ke berbagai program lain seperti bantuan pendidikan, layanan kesehatan, dan bantuan sosial.
- Program ini menjadi prioritas meskipun anggaran pemerintah daerah mengalami penyesuaian.
Distribusi dan Implementasi Program
Rangga Lesmana, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, menyatakan bahwa proses distribusi kartu sudah hampir selesai dan telah mencapai sekitar 90 persen. Selanjutnya akan dilakukan proses verifikasi dan validasi di lapangan untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.
Semua elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta insan pers di ajak untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan optimal. Dengan program ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat serta berbagai program pembangunan daerah tetap berjalan dengan baik meskipun di tengah keterbatasan anggaran.
Keberagaman dan Kekuatan dalam Pembangunan
Menyampaikan pesan penting lainnya, Gubernur Sabran juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan, persatuan, dan toleransi dalam keberagaman yang ada di Kalimantan Tengah. Menurutnya, saling menghormati antar suku dan agama merupakan kekuatan utama dalam membangun daerah.
Kegiatan peluncuran ini juga dihadiri oleh Plt Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung, para asisten dan staf ahli gubernur, kepala perangkat daerah, organisasi wartawan, insan pers, serta perwakilan Persatuan Tunanetra Indonesia Kalimantan Tengah dan komunitas penyandang disabilitas.
➡️ Baca Juga: Jelajahi Kuliner Lokal Terbaik di Indonesia
➡️ Baca Juga: Memulai Olahraga Motor: Panduan Lengkap untuk Pemula