Kepala PN Luwuk dan Ketua Dharmayukti Karini Salurkan 300 Paket Takjil untuk Zona Integritas WBBM
Pembangunan Zona Integritas di lembaga peradilan tidak hanya menjadi sebuah wacana, tetapi juga harus diimplementasikan dalam berbagai aspek, termasuk dalam kegiatan sosial. Pengadilan Negeri (PN) Luwuk Kelas II mengadakan aksi sosial yang bertujuan untuk memperkuat komitmen mereka dalam memberikan pelayanan yang bersih dan transparan kepada masyarakat. Dalam momentum bulan suci Ramadan, kegiatan ini menjadi lebih bermakna dengan pembagian 300 paket takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Aksi Sosial PN Luwuk dalam Menyambut Ramadan
Pada tanggal 13 Maret 2026, kegiatan pembagian takjil ini dipimpin oleh Kepala PN Luwuk Kelas II, Suhendra Saputra, S.H., M.H. Acara tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh Devi Suhendra, Ketua Dharmayukti Karini Cabang Luwuk, serta jajaran hakim dan anggota Dharmayukti Karini lainnya. Kegiatan ini dilakukan di depan kantor Pengadilan Negeri Luwuk dan menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Antusiasme Masyarakat
Warga yang melintas di depan PN Luwuk menyambut baik kegiatan ini. Pembagian paket takjil yang berisi makanan dan minuman untuk berbuka puasa ini disambut antusiasme tinggi. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi, tetapi juga sebagai upaya untuk mendekatkan lembaga peradilan kepada masyarakat, terutama di bulan yang penuh berkah ini.
Komitmen Terhadap Zona Integritas
Kepala PN Luwuk, Suhendra Saputra, menjelaskan bahwa pembagian takjil merupakan bagian dari kampanye publik untuk pembangunan Zona Integritas. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membangun lembaga peradilan yang bersih, transparan, dan dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Ini merupakan langkah konkret dalam menciptakan perubahan positif di lingkungan peradilan.
Perubahan Budaya Kerja
Lebih lanjut, Suhendra menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya sebatas pada aspek administrasi atau pengisian dokumen semata. Ini juga menyangkut perubahan budaya kerja yang berorientasi pada integritas serta pelayanan publik yang optimal. Proses ini melibatkan komitmen dari seluruh aparatur agar dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat pencari keadilan.
Peningkatan Pelayanan Melalui Teknologi
Pengadilan Negeri Luwuk terus berupaya untuk memperbaiki kualitas pelayanan. Salah satu langkahnya adalah dengan memperkuat sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan mengimplementasikan aplikasi pelayanan berbasis teknologi. Suhendra juga menambahkan bahwa PN Luwuk telah meluncurkan aplikasi bernama SIMALEO, yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi terkait proses perkara dan pelayanan lainnya.
Informasi yang Mudah Diakses
Melalui aplikasi SIMALEO, masyarakat dapat dengan mudah menghubungi PN Luwuk di nomor 0461-23269. Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk menanyakan perkembangan kasus yang sedang ditangani atau mendapatkan informasi mengenai layanan pengadilan lainnya. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan komunikasi antara pengadilan dan masyarakat dapat berjalan lebih efisien dan efektif.
Mendukung Pembangunan Zona Integritas
PN Luwuk juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mendukung pembangunan Zona Integritas. Dengan mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), lembaga ini berkomitmen untuk bertransformasi menjadi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mewujudkan visi ini, terutama dalam menjaga integritas dan transparansi pelayanan.
Pentingnya Kolaborasi dan Pelaporan
Perubahan budaya kerja yang baik serta komitmen bersama dari seluruh aparatur menjadi kunci utama dalam menciptakan birokrasi yang bersih, transparan, dan profesional. PN Luwuk mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan praktik pungutan liar (pungli), gratifikasi, atau suap. Pelaporan bisa dilakukan melalui lembaga pengawasan seperti KPK, BAWAS, atau langsung kepada Ketua Pengadilan Negeri Luwuk.
Harapan Dari Kegiatan Sosial
Melalui kegiatan sosial seperti pembagian paket takjil ini, PN Luwuk berharap masyarakat dapat lebih mengenal dan memahami komitmen lembaga peradilan dalam memberikan pelayanan yang bersih dan berintegritas. Kegiatan ini bukan hanya sekadar bagi-bagi makanan, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi dan dukungan dari masyarakat, kita dapat bersama-sama mewujudkan sistem peradilan yang lebih baik.
- Penguatan Zona Integritas di lembaga peradilan.
- Pembagian takjil sebagai bentuk kepedulian sosial.
- Peningkatan pelayanan berbasis aplikasi SIMALEO.
- Partisipasi masyarakat dalam melaporkan pelanggaran.
- Komitmen untuk menjaga integritas dan transparansi.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk melaksanakan aksi sosial serupa. Dengan bersinergi dalam memberikan layanan yang terbaik, kita dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan dan memastikan bahwa setiap warga negara mendapatkan keadilan yang semestinya.
➡️ Baca Juga: Semua Drama Korea Terlengkap dalam Satu Tempat
➡️ Baca Juga: Dirut BRI Hery Gunardi Terpilih jadi Ketua Umum Perbanas




